Coba kau lihat dirimu
Perlu aku bawakan cermin?
Oh betapa menyedihkannya dirimu
Sebegitu hancurkah hatimu?
Andai saja kau tahu,
Aku mengalaminya lebih dulu sebelum dirimu
Bahkan lebih parah dari itu
Sedikitpun tak ada kepedulianmu
Belas kasihan pun berlalu
Lihat sekarang,
Aku baik-baik saja bukan?
Aku sudah berhasil melewati masa sulit itu
Lalu kau?
Kau begitu kacau
Mengapa kau jadi begini?
Bukankah keputusan ini yang kau harapkan?
Tapi coba kau lihat sekarang,
Siapa yang lebih terlihat begitu menyesal?
Dirimu sepertinya
Cukup sudah kau siksa dirimu
Harus berapa lama kau mengasingkan dirimu?
Jalan hidupmu masih panjang
Aku hanya merasa kasihan padamu
Terlihat begitu terpuruk
Oh aku tidak menyangka,
Aku masih punya rasa kasihan padamu
Setelah apa yang kau lakukan padaku
Tapi aku yakin,
Kau pasti bisa melalui itu
Sama sepertiku dulu
Tapi apa kau saat ini dibayangi rasa bersalah?
Izinkan aku tertawa sepuasnya
Semua ini akibat ulahmu
Silahkan kau nikmati pedihnya perbuatanmu
Rabu, 03 Juni 2015
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Skenario Terindah
Bukankah pertanyaanmu terjawab lebih cepat dari dugaanmu? Harus kau sadari, bahwa rencana-Nya jauh lebih baik dari apa yang kau renca...
-
Jangankan dalam nyata Alam mimpi pun menghadirkan wajahmu bias Terbentur kehadirannya yang tanpa diminta ikut serta Berganti-...
-
Jarak jauh terpisah Dipisahkan oleh puluhan batas wilayah Kau di kota pelajar, sedang aku di kota metropolitan Komunikasi juga terb...
-
Terlalu banyak rahasia yang tersimpan di antara kita Terasa lelah untuk memendam semuanya Namun tak kuasa apabila mengetahui kebenarannya ...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar