Mengungkit lagi
Diungkit lagi
Terungkit lagi
Susah payah dikubur
Dengan mudahnya dibangkitkan
Mengapa baru sekarang?
Kemarin kemana saja?
Mengapa mengusik kembali?
Padahal hati sudah begitu damai
Tak mengerti apa arti dari semua ini
Masih terlihat samar,
Terkadang mengharukan
Terkadang memilukan
Mungkin rasa kecewa mampu membunuh semuanya
Tapi bukankah cinta dapat mengalahkan segalanya?
Apabila secuil kecewa saja mampu melunturkan
Maka tak pantas disebut cinta
Tapi,
Perasaan aneh ini..
Masih belum terdefinisikan
Bukankah cinta selalu menemukan jalannya sendiri?
Sesulit dan seterjal apapun itu?
Lalu apalagi yang perlu dipertimbangkan?
Bukankah seharusnya dinikmati setiap detiknya?
Bisa jadi menjadi keputusan terbaik
Atau mungkin sebaliknya
Jangan lupa,
Cinta akan selalu kembali pulang
Sejauh apapun ia melangkah
Proses pendewasaan yang begitu rumit
Kecewa sudah,
Bahkan sangat kecewa
Namun perasaan tidak begitu saja hilang bukan?
Ingin marah
Sudah
Ingin menangis
Sudah
Ingin tertawa
Sudah
Lalu apalagi sekarang?
Mari bermunajat kepada sang pemilik hati
Senin, 15 Juni 2015
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Skenario Terindah
Bukankah pertanyaanmu terjawab lebih cepat dari dugaanmu? Harus kau sadari, bahwa rencana-Nya jauh lebih baik dari apa yang kau renca...
-
Jangankan dalam nyata Alam mimpi pun menghadirkan wajahmu bias Terbentur kehadirannya yang tanpa diminta ikut serta Berganti-...
-
Jarak jauh terpisah Dipisahkan oleh puluhan batas wilayah Kau di kota pelajar, sedang aku di kota metropolitan Komunikasi juga terb...
-
Terlalu banyak rahasia yang tersimpan di antara kita Terasa lelah untuk memendam semuanya Namun tak kuasa apabila mengetahui kebenarannya ...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar