Di ambang batas rindu
Ku tantang ia tak tahu malu
Sudah ku coba berdamai pada waktu
Jawabnya sedari dulu, "Kau harus menunggu."
Sedang dirimu? Sudah terlalu jauh
Aksaraku tak sampai hati menyusup dalam rongga dadamu
Ku rasa kau sulit mengeja makna diksiku
Paragraf yang ku susun tak bermakna khusus untukmu
Sepuluh tahun berlalu
Goresan kenangan bagai angin lalu
Mungkin bagimu
Tidak untukku