Senin, 15 Juni 2015

Sebagai Seorang Teman


Setelah mampu menata hati

Anda datang kembali

Ingin memporakporandakan lagi?

Selalu begitu, datang dan pergi

Rasanya hati tak lagi bergeming

Tak mampu untuk menata kembali nanti

Semuanya masih terlalu dini

Baru saja pulih

Berteman baik, tak apa

Lebih dari itu, tak bisa

Etikat baik itu terjalin untuk mengencangkan kembali tali silaturahmi

Bukan berarti ingin memulai lagi

Butuh berpikir ribuan kali

Untuk menyerahkan hati lagi

Terlebih pada seorang mantan kekasih yang pernah mengkhianati

Sebagai seorang teman,

Biarlah senyum ini tersungging sebagai seorang teman

Biarlah hati ini menyayangi sebagai seorang teman

Biarlah mulut ini menyapa sebagai seorang teman

Tak bisa lagi ku pungkiri

Tak ingin kembali menuai luka yang sudah terlanjur pulih

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Skenario Terindah

Bukankah pertanyaanmu terjawab lebih cepat dari dugaanmu? Harus kau sadari, bahwa rencana-Nya jauh lebih baik dari apa yang kau renca...