Selasa, 23 Juni 2015

Maaf..

Tak peduli sekeras apa kau memaksa kembali masuk ke dalam hati. Tak peduli sehebat apa kau mencoba merayu. Tak peduli semanis apa perlakuanmu padaku. Aku akan tetap berdiri disini. Bertahan pada keputusan yang pada awalnya sulit untuk ku lalui. Bertahan pada keputusan yang menurutmu adalah jalan terbaik. Bahkan saat itu kau sendiri yang bilang bahwa semuanya tak lagi sama. Sejak saat itu, aku memberanikan diri untuk menjauh, sangat jauh. Agar mudah bagiku melalui hari lagi tanpamu, sama seperti saat belum pernah mengenalmu. Lalu, sekarang mengapa kau hadir kembali? Menyesal?

Maaf, tak semudah itu kau miliki kembali hatiku yang sudah terlanjur tak tersisa untukmu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Skenario Terindah

Bukankah pertanyaanmu terjawab lebih cepat dari dugaanmu? Harus kau sadari, bahwa rencana-Nya jauh lebih baik dari apa yang kau renca...