Entah semua berawal dari mana,
Hari itu saya mulai memahami
Walau pemahaman ini akan kalah dengan riset-riset yang telah dilakukan ilmuwan diluar sana.
Tapi setidaknya, cukup untuk membuat saya mengerti.
Laki-laki
Ya,
Untuk sebagian perempuan, mungkin mereka sangat diidolakan, didambakan, bahkan diistimewakan?
Hm siapa sangka..
Tapi bagi saya,
Terlebih untuk saat ini,
Sepertinya nanti dulu deh
Laki-laki
Mereka harus melewati beberapa kualifikasi yang telah saya buat, untuk bisa kembali merebut hati.
Hati saya tentunya hehe
Ah..
Makhluk yang satu ini entah mengapa, dari beberapa cerita teman hingga saya mengalami sendiri,
Mereka semua terasa....
Hm, begitu jahat?
Entahlah
Mereka tak berperasaan?
Sebagian besar menurut pengalaman
Laki-laki
Dekat dengan teman wanitanya?
Tidak.
Bahkan bisa dibilang terlalu dekat.
Terlebih disaat ia memiliki seorang kekasih? Apa ini dinamakan laki-laki?
Menyeramkan.. Hii -_-
Laki-laki
Ketika ditanya soal arti "kedekatan" mereka dengan teman wanitanya, yang kami anggap (wanita) tidak wajar jika hanya sebatas teman,
Jawabannya sudah bisa terduga.
Hanya teman.
Teman cerita.
Nyaman.
Tidak ada apa-apa.
Hanya kagum.
Tidak ada maksud tertentu.
Hanya main-main.
Tidak ada perhatian khusus, sama seperti perlakuan ke yang lain.
Pure, hanya teman, tidak lebih.
Benarkaaaah? Itulah yang ada dibenak para wanita. Ah, andai mereka tahu..
Hei kau adam,
Apakah kau sadar?
Semua berawal dari teman untuk berlanjut ke jenjang selanjutnya.
Bisakah kau pastikan kau hanya teman selamanya dengan embel-embel kata kagum, nyaman, dan tidak memiliki perasaan yang lebih dari itu?
Entah dimana otak kalian.
Kalian kira kami bodoh?
Kami tak sebodoh itu untuk menanggapi lelucon ini haha
Selalu begitu?
Kebanyakan,
Jawaban pembelaan mereka seperti itu dari beberapa teman lelaki yang mengutarakan hal tersebut ketika dimintai "keterangan" lebih lanjut mengenai perasaannya terhadap "teman" wanitanya.
Suit suiw.. Cielah..
Sampai pada suatu saat,
Saya merasa jengah mendengar jawaban manis dari mulut mereka.
Sangat muak!
Entahlah,
Mereka bilang
Kagum dan cinta itu berbeda.
Kagum menggunakan hati,
Tapi cinta, menggunakan hati dan pikiran.
Lalu,
Kalian para wanita, begitu mudahnya percaya?
Jawabannya, iya!
Sangat disayangkan.
Saya juga heran, mengapa kita mudah sekali tertipu mulut manis mereka ckck
Dengan obralan janji yang memabukkan,
Namun sayangnya, diutarakan ke ribuan wanita didekatnya.
Hanya untuk menarik perhatian.
Mencari mangsa.
"Lalu siapa lagi berikutnya?"
Sekali lagi,
Ini hanya pandangan saya. Tolong digaris bawahi hehe *peace*
Memang jelas sekali perbedaan antara laki-laki dan wanita yang telah digariskan sang pencipta.
Perbedaan yang sebetulnya sangat sempurna, begitu indah.
Mereka diciptakan bukankah untuk saling melengkapi, mengisi satu sama lain?
Tentu.
Tetapi, kita sebagai wanita, yang selalu mendahulukan perasaan dibandingkan dengan laki-laki yang selalu mengutamakan pikiran,
Jangan sampai perasaan kita justru membawa kita dalam kehancuran
Sebenarnya,
Boleh lah sesekali, kita tidak hanya mengandalkan perasaan kita yang begitu hebat, tapi kita juga harus memadupadankan dengan akal sehat.
Setuju?
Harus dong!
Kenapa?
Agar kita tidak terus dibodohi oleh laki-laki yang tidak bertanggung jawab.
Menyakiti hati wanita sesukanya,
Meninggalkan wanita ketika ia bosan,
Kemudian dengan semangat membara kembali mencari "mangsa"
Hati-hati girls !
Walaupun tidak semua laki-laki seburuk itu,
Namun tetap saja, kita harus selalu waspada agar tidak begitu mudahnya percaya dengan makhluk yang namanya laki-laki.
Dan yang pasti untuk menjaga hati dari hal yang namanya "patah hati"
Tahukan bagaimana rasanya?
Yap. Sulit diungkapkan walaupun dengan kata-kata sekalipun.
Hanya kita dan Tuhan lah yang jelas tahu bagaimana rasanya "patah hati", terlebih karena "disakiti". Hm..?
Ya ampun.. Sedih kalo diceritain mah hehe
Tapi rasanya, zaman sekarang cukup sulit untuk dicintai oleh laki-laki yang baik akhlak dan perangainya.
Laki-laki idaman sepanjang zaman.
Kita hanya berpikir seorang seperti itu hanya ada di cerita zaman dahulu kala, dongeng, novel, drama romantis, bahkan yang sedang booming sekarang "drama korea".
Sepertinya lelaki seperti mereka tidak ada di dunia nyata.
Begitulah anggapan para wanita sekarang ini. Benarkah?
Tetapi girls,
Yakinlah,
Bahwa suatu hari nanti pasti tiba waktunya,
Dimana ada seorang laki-laki yang mencintaimu sepenuh hatinya, yang telah dituliskan oleh takdir untuk menghabiskan waktu bersamamu, tanpa terbesit dibenaknya untuk menyakitimu.
Bersama orang yang pantas untukmu, dan kau pantas bersanding dengannya.
Uuhhh so sweeet :")
Hari ini,
Hari yang mungkin terasa berat untuk kau lalui,
Percayalah, hari ini hanya batu sandungan bagimu untuk menuju jalan kebahagiaan yang telah ditakdirkan oleh sang maha kuasa.
Bagaikan kerikil kecil di jalan bebatuan, sepele bukan?
Hanya kita yang memandangnya teramat berlebihan hingga kita merasa hanya kita yang menderita, merasa bahwa ujian ini sangat sulit untuk dilalui.
Harusnya kita sadar, diluar sana, masih banyak orang-orang yang justru mempunyai masalah yang jauh lebih besar dari yang kita alami.
Lalu mengapa kita harus berkecil hati? Merasa kita yang paling menyedihkan didunia ini.
Toh mereka saja diluar sana bisa setegar karang, mengapa kita harus selemah ini?
Percaya kan akan hari itu?
Hari dimana kebahagiaan menghampirimu dengan janji yang abadi.
Tidak hanya obralan janji manis semu yang mudah berlalu.
Insya allah :)
Maka dari itu,
Hindarilah dirimu dari hal-hal yang akan menyakitimu, jangan semudah itu menelan janji manis para lelaki. Percaya ia akan setia padamu, berjanji ia akan menikahimu. Menjadikanmu satu-satunya.
Benarkah? Haha
Buktikan boys !
Berani datangi ayah kami? Hehe
Sekali lagi, jangan semudah itu.
Mereka harus melalui berbagai macam tahapan untuk membuktikan perkataan mereka padamu girls.
Apa benar ucapan itu hanya dilontarkan untukmu?
Atau ia lontarkan ke ribuan wanita diluar sana?
Dan menjadikanmu "cadangannya".
Siapa yang tahu?
Jangan sampai deh.
Belajarlah dari pengalaman girls.
Masa mau jatuh dilubang yang sama untuk kedua kali, ups.. mungkin kesekian kalinya? Hehe
Mari saling memantaskan diri!!
Semoga Allah S.W.T selalu membimbing kita tetap istiqomah kepada-Nya. Amin ^_^
Tidak ada komentar:
Posting Komentar