Kemana perginya senyum itu?
Entahlah, yang pasti senyum itu untuk sementara waktu dibiarkan pudar. Hanya untuk menikmati kesedihan yang datang tanpa diminta.
Kemana perginya binar mata itu?
Entahlah, yang pasti mata itu untuk sementara waktu dibiarkan menitikkan air mata. Hanya untuk menunjukkan kepedihan yang sedang dirasa.
Kemana perginya sapa hangat itu?
Entahlah, yang pasti untuk sementara waktu kehangatan itu berubah menjadi suatu sikap yang dingin karena keadaan yang mengharuskan.
Kemana perginya keceriaan itu?
Entahlah, yang pasti untuk sementara waktu keceriaan itu dibiarkan menghilang. Hanya untuk melintasi kemurungan sesaat.
Kemana perginya kepercayaan itu?
Entahlah, yang pasti ketika kau telah percaya terhadap sesuatu, kemudian kepercayaan itu dinodai oleh pengkhianatan. Selamanya tidak akan lagi muncul alasan untuk memberikan kepercayaan kembali seperti sedia kala.
Kemana perginya kesetiaan itu?
Entahlah, disaat kesetiaanmu tak dihargai, bukankah sebaiknya kau menjauh? Meninggalkannya dalam kebohongan yang selama ini selalu dirajut olehnya.
Kemana perginya rasa sayang itu?
Entahlah, yang pasti kau takkan bertahan menyayangi apa yang seharusnya tidak kamu sayangi. Maka dari itu, hilangkanlah. Untuk menghindari rasa sakit yang lebih dari ini.
Kemana perginya janji manis itu?
Entahlah, janji itu semuanya semu. Untuk apa kau ingat janji itu? Anggap saja tidak pernah ada. Bukankah lebih baik?
Semuanya terjadi karena sebuah alasan,
Ketika semua yang terbaik yang telah kau berikan terabaikan, biarlah, ikhlaskanlah. Suatu saat nanti, pasti ada sebuah balasan yang setimpal. Percayalah, senyumanmu, binar matamu, sapa hangatmu, keceriaanmu, kepercayaanmu, kesetiaanmu, rasa sayangmu, bahkan janji itu akan disampaikan pada orang yang tepat.
Seseorang yang tidak akan membiarkanmu menangis apalagi terluka. Seseorang yang tidak akan mengkhianatimu apalagi meninggalkanmu. Seseorang yang tidak akan mengabaikanmu, yang selalu berada disisimu. Akan tiba saatnya, seseorang yang takkan pergi darimu karena ada orang lain yang lebih baik darimu, melainkan kamu yang terbaik baginya. Tiada yang lain.
Berserahlah.. sesungguhnya Allah takkan membiarkan hambaNya melalui ujian yang tidak mampu dilaluinya.
Bersabarlah.. sesuatu yang indah telah menantimu disana.
Minggu, 10 Mei 2015
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Skenario Terindah
Bukankah pertanyaanmu terjawab lebih cepat dari dugaanmu? Harus kau sadari, bahwa rencana-Nya jauh lebih baik dari apa yang kau renca...
-
Jangankan dalam nyata Alam mimpi pun menghadirkan wajahmu bias Terbentur kehadirannya yang tanpa diminta ikut serta Berganti-...
-
Jarak jauh terpisah Dipisahkan oleh puluhan batas wilayah Kau di kota pelajar, sedang aku di kota metropolitan Komunikasi juga terb...
-
Terlalu banyak rahasia yang tersimpan di antara kita Terasa lelah untuk memendam semuanya Namun tak kuasa apabila mengetahui kebenarannya ...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar