Rasanya enggan mengenal seseorang yang bersikap manis ke segala penjuru, tapi di segala penjuru itu tak satupun yang dipilihnya dijadikan tujuan. Baginya semua hanya permainan belaka, yang bisa ia tinggalkan di kala sudah bosan.
Rasanya lebih baik menunggu sedikit lebih lama, untuk menemukan seseorang yang sudah memiliki tujuan kemana akan dilangkahkan kakinya. Walau sikap manis ia tebar kemana-mana dan ditanamkan pada ribuan hati sekalipun. Bukankah lebih jelas siapa yang pada akhirnya akan menjadi pilihannya?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar