Jumat, 11 September 2015

September

Hai pemilik kenangan di bulan
September. Hari ini entah kenapa kembali terasa rasa rindu itu. Percakapan konyol, romantis sampai serius, kembali menari-nari dalam ingatanku.

Saat itu, 5 September 2009 dan aku tak tahu kapan jelasnya semua itu berakhir, sampai hari ini 11 September 2015, semua kenangan itu masih utuh. Tak tersentuh apalagi terusik. Tetap sama, indah dari dulu hingga sekarang.

Hanya dengan membaca sisa percakapan singkat yang tersisa di ponselku, mampu membuatku kembali diguyur kehangatan dan kerinduan yang teramat sangat.

Hai,
Aku tak tahu dimana keberadaanmu sekarang. Bahkan memiliki keberanian untuk menanyakan kabarmu saja tidak.

Hal yang bisa ku lakukan saat kembali merindukanmu hanyalah kembali mengulang yang entah untuk keberapa kali, membaca percakapan kita yang tersisa dan membuka kembali untaian tulisan indah yang pernah kau tuliskan untukku.

Mungkin sudah tak berarti lagi di matamu, tapi kamu salah satu seseorang yang selalu punya tempat teristimewa di hatiku.

Septemberku, aku sangat merindukanmu :)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Skenario Terindah

Bukankah pertanyaanmu terjawab lebih cepat dari dugaanmu? Harus kau sadari, bahwa rencana-Nya jauh lebih baik dari apa yang kau renca...