Kamis, 27 Juli 2017

Jatuh Pada Tulisanmu

Bagaimana bisa semudah ini aku jatuh cinta pada seseorang melalui tulisannya. Hanya tulisannya. 

Sedangkan Dia menunjukkan kekuasaan dan kasih sayang-Nya yang tak berbatas dan masih sering membuatku lalai?? Ya, Tuhan lagi-lagi aku khilaf dalam hal perasaan.

Aku tahu penulis ini sekitar 3 tahun yang lalu. Seorang teman pernah bercerita, “Kamu tahu dia juga?” celetuknya saat kami sedang membahas tentang penulis yang kami kagumi. Saat itu kami sedang bertiga di dalam kamar yang cukup pengap dihuni oleh 3 orang.

“Tahu lah, tulisannya bagus loh. Aku selalu ikutin perkembangan blognya.” Jawab si A.

Aku yang sama sekali tidak mengenalnya, jadi penasaran. “Emang dia siapa sih? Terkenal ya? Kok aku baru dengar namanya.” Tanyaku polos.

“Ih dia itu gebetan aku tau, temen sekolah dulu. Sekarang jadi keren gitu. Hahaha makin ganteng pula.” Si B mulai nyerocos dengan mata berbinar-binar.

“Coba mana blognya, aku mau baca tulisannya. Sebagus apa sih? Sampai kalian terpesona gitu.” Ternyata mereka sukses membuatku penasaran setengah mati.

“Kamu harus baca pokoknya. Aku aja yang gak suka baca, setelah baca tulisannya, makin jatuh cinta.” Kata si B ber-api-api. “Eh tapi jangan deh, kamu gausah baca. Nanti kamu ikutan naksir, aku makin banyak saingannya deh.” Lanjut si B dengan wajah di cemberut-cemberutkan.

“Udah buruan buka blognya, kamu pasti suka deh.” Kali ini si A memberiku dukungan dan segera menuliskan nama blog penulis ‘yang katanya keren itu’ di ponselku.

Tak sabar, aku segera mengklik link tersebut.

Satu demi satu tulisan yang sudah ia publish aku baca sampai tuntas. Rasanya penasaran ini seperti tak berkesudahan. Membaca tulisannya seolah menjadi candu. Hingga aku tiba di akhir tulisannya dengan rasa kecewa.

Waktu itu, blognya terbilang masih baru. Karena ku dengar dia belum lama ini baru tertarik dalam dunia sastra. Jadi maklum, kalau aku bisa menuntaskan tulisan di blognya hanya dengan waktu 15 menit.

Sampai akhirnya tiba pada saat ini, saat aku tiba-tiba ingin menuliskannya di sela-sela waktu sengganggku.

Terlintas namanya begitu saja. Langsung ku buka blognya yang sudah sangat lama tak ku sentuh.
Dan ternyata.. dia sudah menerbitkan satu buku. 

Tulisan yang ia posting juga sudah cukup banyak. Lagi-lagi semua isi dan pesan tersiratnya menghanyutkanku. 

Ah, mengapa aku rasanya begitu mudah jatuh cinta dengan pesona sastranya. Dan tentunya, aku semakin dibuat penasaran oleh sosoknya, karena setiap foto yang menampakkan wajahnya dibuat blur atau di tutup dengan sesuatu.

Sayangnya, ketika aku membaca karyanya, mengingatkanku pada seseorang yang tak jauh berbeda dengan genre tulisannya. Seseorang itu, kamu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Skenario Terindah

Bukankah pertanyaanmu terjawab lebih cepat dari dugaanmu? Harus kau sadari, bahwa rencana-Nya jauh lebih baik dari apa yang kau renca...