Jika ku tanya,
“Kamu apa
kabar?”
Bukankah
dirimu selalu bungkam?
Jika ku
coba acuh,
Bukankah
kau mencoba bersikukuh?
Kemudian
suasana menjadi canggung
Jika ku bersikap
angkuh
Tapi kau justru
buatku ragu
Sampai kapan
kau coba tarik ulur?
Kamu kembali
diam
Dalam waktu
yang tak bisa ku tentukan
Kamu kemana?
Tak lagi ku
beranikan diri bertanya, “Apa kabar?”
Namun kau
harus tau,
Aku menunggu
sapaanmu
Saat dirimu
mungkin mulai merasa rindu
Atau butuh?
Tak apa,
Asalkan kau
dan aku kembali berselimut rona merah jambu
Malu untuk
memulai kata, “Ayo bertemu, aku rindu!”
Tapi nyatanya,
Kita sama-sama menunggu
Tanpa berani untuk memulai terlebih dahulu

Tidak ada komentar:
Posting Komentar