Senin, 22 Februari 2016

Menyesal

Tertawa sambil lalu
Menangis tanpa ada yang tahu
Entah mengapa rasanya begitu melelahkan

Dibawa melayang, kemudian dihempaskan
Ribuan kali tanpa memakai perasaan
Didominasi hanya semata karena keegoan

Berandai-andai tanpa henti
Dikecewakan ribuan kali
Begitu saja rutinitas yang kau lakukan
Dikala sebuah perasaan kau jadikan sebuah permainan

Berlaku manis, terucap janji yang membuat teriris
Tutur kata begitu memikat, dihadapkan pada sebuah fakta yang menyakitkan

Benar saja keraguan awalku untuk berada di sisimu
Kini telah terjawab semua oleh waktu

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Skenario Terindah

Bukankah pertanyaanmu terjawab lebih cepat dari dugaanmu? Harus kau sadari, bahwa rencana-Nya jauh lebih baik dari apa yang kau renca...