"... Meski bibir ini tak berkata, bukan berarti ku tak merasa ada yang berbeda diantara kita. Dan tak mungkin ku melewatkanmu hanya karena diriku tak mampu untuk bicara bahwa aku inginkan kau ada dihidupku. Siapkah kau tuk jatuh cinta lagi?"
Dalam beberapa detik saja
Disaat kesunyian mendadak menyelimuti kita
Sayup sayup hanya terdengar irama sebait lagu tentang cinta
Tak sadar,
Kita mulai terlarut pada pembicaraan yang ternyata mampu membuat kita terdiam
Tenggelam dalam sebuah angan yang beriringan
Dari situ aku jadi terpikir sebentar
Tentang sebuah jalan menuju masa depan
Berangsur menemukan titik terang
Diikuti tanya yang beragam
Mungkin Tuhan sengaja mengirimmu tuk sekedar menghapus sedikit luka
Mungkin Tuhan sengaja hadirkanmu untuk buatku berdamai dengan masa kelam
Mungkin Tuhan sengaja memberikan perasaan ini tuk bahan pembelajaran
Mungkin Tuhan sengaja membawamu untukku agar terucap sebuah permohonan
Kita sama-sama tak perlu jawaban
Kita hanya sekedar menunggu pembuktian
Kita bersama atau mencari pelarian
Tentunya bahagia di penghujung penantian
Tidak ada komentar:
Posting Komentar