Apa kau merasa?
Kalian sama-sama menipu diri
Memaksa saling menjauh, padahal kalian membutuhkan
Memaksa saling berpaling, padahal kalian curi pandang
Memaksa saling mengabaikan, padahal kalian peduli
Memaksa saling menguatkan, padahal kalian lemah
Memaksa saling tersenyum, padahal kalian menangis
Memaksa saling mengobati, padahal kalian terluka
Entah sampai sejauh mana sandiwara ini akan terus dimainkan?
Siapa yang akan menyerah lebih awal?
Sakit,
Tapi harusnya ini jadi yang terbaik.
Perih,
Tapi semua ini sudah benar.
Lalu, apalagi?
Haruskah kalian benar-benar dipisahkan?
Agar jarak mengajari kalian,
Apa itu arti kesetiaan
Apa itu arti kerinduan
Apa itu arti kebersamaan
Sehingga,
Apabila suatu hari kalian kembali dipertemukan dalam waktu yang tepat dengan perasaan yang sedikit pun tak berubah,
Perasaan yang muncul kembali murni,
Terwujud dalam sebuah jalinan yang suci
Kemudian,
Perlahan sirna luka di masa lalu yang pernah tak sengaja tergoreskan begitu saja. Dengan sendirinya mengering, kemudian kembali menjadi utuh seperti sedia kala
Maka, akan terbukti perasaan kalian yang sesungguhnya
Tetap sama? Atau sudah berbeda?
Rabu, 29 Juli 2015
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Skenario Terindah
Bukankah pertanyaanmu terjawab lebih cepat dari dugaanmu? Harus kau sadari, bahwa rencana-Nya jauh lebih baik dari apa yang kau renca...
-
Jangankan dalam nyata Alam mimpi pun menghadirkan wajahmu bias Terbentur kehadirannya yang tanpa diminta ikut serta Berganti-...
-
Jarak jauh terpisah Dipisahkan oleh puluhan batas wilayah Kau di kota pelajar, sedang aku di kota metropolitan Komunikasi juga terb...
-
Terlalu banyak rahasia yang tersimpan di antara kita Terasa lelah untuk memendam semuanya Namun tak kuasa apabila mengetahui kebenarannya ...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar