Kamis, 23 Juli 2015

Kau harus tahu

Masih tergambar jelas, betapa dulu dengan mudahnya kau mengabaikan, sedikit pun tak memepedulikannya, menoleh pun enggan, apalagi menyapa. Kau asyik dengan dunia barumu yang sebenarnya semu. Melupakan orang-orang disekelilingmu yang sebelum saat itu tiba, mereka selalu ada di sisimu. Masih ingatkah kau?

Membuat banyak orang bertanya-tanya, menyakiti hati beberapa dari mereka, bahkan kau sanggup melukai perasaanku. Tak peduli sehebat apa aku merindukanmu, kau malah berpaling. Merasa rindu yang tak terbalas, bukankah terasa memilukan? Bahkan di saat itu pula kau malah mendapati sebuah pengkhianatan. Masih sanggupkah kau bertahan?

Mungkin sebagian orang berkata tidak.
Namun bagaimana denganku?
Rasanya tak semudah itu,
Karena aku masih tak menyangka waktu yang telah dihabiskan selama bertahun-tahun kalah dengan waktu yang kau habiskan bersamanya selama 1 bulan. Miris bukan?

Tapi saat ini, mungkin disaat kau telah menyadari keegoanmu, mereka telah pergi. Mereka yang merasa telah kau khianati kini berganti memalingkan wajah darimu. Sama seperti yang kau lakukan pada mereka dulu. Mereka terlanjur kecewa. Sekarang kau datang seenaknya, disaat mereka telah mampu melalui masa sulit itu tanpamu, tanpa perhatian darimu. Lalu dengan begitu angkuhnya kau kembali begitu saja. Tentu mereka tak lagi bisa menerimamu seperti sedia kala. Kau terkesan datang hanya disaat kau membutuhkan mereka. Namun disaat mereka yng membutuhkanmu, kau kemana?

Kali ini bukan lagi soal perasaan, namun masalah hati yang sudah terlanjur terluka.

Tak peduli seberapa sering kata maaf itu terucap, tak peduli seberapa manis perhatian itu diberikan, tak peduli seberapa manis rayuan itu dilontarkan, tentu takkan merubah apapun. Tembok yang sudah ditancapi paku, ketika paku itu dicabut, akan tetap berlubang bukan?

Ya kurang lebih seperti itu keadaan yang sebenarnya..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Skenario Terindah

Bukankah pertanyaanmu terjawab lebih cepat dari dugaanmu? Harus kau sadari, bahwa rencana-Nya jauh lebih baik dari apa yang kau renca...