Rabu, 02 Desember 2015

Ayah Terhebatku

Semoga saja suatu hari nanti
Aku kan menemui seseorang yang setidaknya mampu mengurangi rasa rinduku padamu jika kau tak lagi mampu berada disisiku

Lelaki yang mampu melindungiku seperti kau
Lelaki yang mampu menjagaku seperti kau
Lelaki yang mampu membimbingku seperti kau

Tapi,
Apa ada lelaki hebat seperti itu, Ayah?

Aku yakin,
Takkan ada lelaki manapun yang sanggup menggantikanmu
Sekalipun pada saatnya nanti ia berstatus sebagai imamku
Karena hanya kau satu, Ayah terhebatku

Tak jarang ku lihat kau duduk termenung dalam diam
Dilingkupi kegundahan yang tak kunjung padam
Terlalu banyak beban pikiran

Sebagai tulang punggung keluarga,
Kau bertanggung jawab atas segala kesejahteraan
Dengan peluh yang menetes di pelipismu
Kau kumpulkan sisa tenaga untuk menghidupi anak istrimu

Dengan perjuanganmu yang takkan terbalas sampai kapanpun
Masih saja anak-anakmu sempat menyakiti dan melukai hatimu

Apa aku selalu mengecewakanmu, Ayah?

Andai saja,
Masih tersisa lelaki di luar sana yang memiliki kesabaran sepertimu
Pilihkan ia menjadi imamku

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Skenario Terindah

Bukankah pertanyaanmu terjawab lebih cepat dari dugaanmu? Harus kau sadari, bahwa rencana-Nya jauh lebih baik dari apa yang kau renca...