Semoga saja suatu hari nanti
Aku kan menemui seseorang yang setidaknya mampu mengurangi rasa rinduku padamu jika kau tak lagi mampu berada disisiku
Lelaki yang mampu melindungiku seperti kau
Lelaki yang mampu menjagaku seperti kau
Lelaki yang mampu membimbingku seperti kau
Tapi,
Apa ada lelaki hebat seperti itu, Ayah?
Aku yakin,
Takkan ada lelaki manapun yang sanggup menggantikanmu
Sekalipun pada saatnya nanti ia berstatus sebagai imamku
Karena hanya kau satu, Ayah terhebatku
Tak jarang ku lihat kau duduk termenung dalam diam
Dilingkupi kegundahan yang tak kunjung padam
Terlalu banyak beban pikiran
Sebagai tulang punggung keluarga,
Kau bertanggung jawab atas segala kesejahteraan
Dengan peluh yang menetes di pelipismu
Kau kumpulkan sisa tenaga untuk menghidupi anak istrimu
Dengan perjuanganmu yang takkan terbalas sampai kapanpun
Masih saja anak-anakmu sempat menyakiti dan melukai hatimu
Apa aku selalu mengecewakanmu, Ayah?
Andai saja,
Masih tersisa lelaki di luar sana yang memiliki kesabaran sepertimu
Pilihkan ia menjadi imamku
Rabu, 02 Desember 2015
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Skenario Terindah
Bukankah pertanyaanmu terjawab lebih cepat dari dugaanmu? Harus kau sadari, bahwa rencana-Nya jauh lebih baik dari apa yang kau renca...
-
Jangankan dalam nyata Alam mimpi pun menghadirkan wajahmu bias Terbentur kehadirannya yang tanpa diminta ikut serta Berganti-...
-
Jarak jauh terpisah Dipisahkan oleh puluhan batas wilayah Kau di kota pelajar, sedang aku di kota metropolitan Komunikasi juga terb...
-
Terlalu banyak rahasia yang tersimpan di antara kita Terasa lelah untuk memendam semuanya Namun tak kuasa apabila mengetahui kebenarannya ...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar