Selasa, 10 Juli 2012

Lelah Menanti

Hawa dingin begitu menusuk jiwa
Sedingin hatiku
Sebeku perasaanku padanya
Yang tak lagi hangat membara

Pelan-pelan kau matikan rasaku
Membunuh cintaku
Melukai hatiku
Membiarkan lagi hatiku terkoyak seperti dulu
Sebelum kau hadir dihidupku

Rasa rindu yang selalu membayangi
Kini perlahan-lahan mulai pergi
Air mata yang menetes di pipi
Kini perlahan-lahan mongering sendiri

Aku mungkin lelah menanti
Menanti sesuatu yang tak pasti
Hingga aku rasanya sulit membuka hati
Tapi kini kubiarkan rasa itu melayang pergi

Penantian ini telah berada di penghujung
Di penghujung kesabaran dan kesetiaan hati
Rasa ini telah habis termakan waktu
Dan aku tak lagi menanti hadirmu kembali

Senja ini
Ku teguhkan hati tuk tak merindumu lagi
Mencintai dan menyayangi
Rasa ini telah habis
Rasa ini telah habis di penghujung penantian
Penantian yang akan segera ku akhiri
Dan bersiap untuk membuka hati
Untuk dia yang lain

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Skenario Terindah

Bukankah pertanyaanmu terjawab lebih cepat dari dugaanmu? Harus kau sadari, bahwa rencana-Nya jauh lebih baik dari apa yang kau renca...